5 Kesalahan Merawat Wajah


Wajah adalah cerminan diri, sehingga sebaiknya dirawat secara baik. Namun seringkali kita melakukan kesalahan dengan tidak tahu secara tepat kebutuhan kulit wajah kita.

Berikut tip dasar dari ahli kecantikan asal New York, Tyrone Traylor dan ahli kosmetik asal Inggris Selene McCorquodale, sebagai panduan merawat kulit wajah secara benar:

Kesalahan 1.  Membersihkan dengan sabun biasa

Solusi:  Ganti sabun dengan pembersih wajah yang lebih lembut sesuai jenis kulit Anda. Kulit wajah berbeda dari kulit bagian tubuh lain. Sabun membuat kulit wajah kering karena menghilangkan kandungan minyak alami yang dibutuhkan kulit. Sabun amat tidak disarankan karena mengandung deterjen.

Kesalahan 2. Jangan mencuci muka malam hari

Solusi:  Jangan mencuci muka pada malam hari sebelum tidur. Bersihkan wajah segera setelah Anda sampai di rumah dan lanjutkan dengan membubuhkan pelembap. Jangan biarkan kotoran melekat terlalu lama pada kulit wajah Anda.

Kesalahan 3.  Tidak menggunakan krim mata

Solusi:  Setiap perempuan perlu memiliki krim mata yang baik untuk digunakan setiap pagi dan malam. Kulit di sekitar mata sangat mudah menampakkan garis-garis penuaan dibandingkan bagian kulit wajah lain.

Kesalahan 4.  Minum diet soda bukan air putih

Solusi: Jika Anda tidak ingin gemuk karena minuman bersoda, solusinya jangan meminum diet soda, tetapi konsumsilah air putih. Air putih adalah mineral alami yang dapat membantu menjaga kekenyalan kulit dari dalam. Selain mempertahan kekenyalan, air putih juga baik untuk memperlancar sirkulasi darah.

Kesalahan 5.  Tidak menggunakan sunscreen setiap hari

Solusi:  Gunakan sunscreen yang mengandung SPF 15 setiap hari walaupun tidak setiap saat Anda berada di luar ruangan. Jika Anda pikir body lotion sudah cukup untuk kulit Anda, Anda salah. Sinar matahari mengandung radiasi ultraviolet (UV) yang terbagi atas tiga jenis, UVA, UVB, UVC.  UVC sudah terserap di ozon sehingga tidak berpengaruh kepada kulit. Namun UVB dapat melukai kulit Anda pada lapisan epidermis yang bisa menyebabkan kulit terbakar (sunburnt). SEmentara UVA sangat berbahaya karena sinarnya langsung masuk ke dalam jaringan kulit, dan tidak hanya di lapisan luar saja, selain itu juga UVA bisa menembus kaca. Sinar UVA dan UVB inilah yang bisa  menyebabkan kulit kering, keriput (penuaan dini), noda hitam (flek), bahkan kanker kulit.

Jadi, lindungilah kulit Anda mulai sekarang!

Sumber : Conectique.com

Iklan

Merawat Kulit Muka yang Berjerawat

Perawatan kulit muka atau wajah dengan menghilangkan jerawatPenyakit jerawat atau kukul yang biasanya menjangkit pada anak-anak muda, baik pria maupun wanita. Jerawat ini rasanya tidak sakit tetapi bagi yang terjangkit ini biasanya merasa malu dan berusaha menghilangkannya.Penyakit ini antara lain disebabkan:
Kurang keluarnya keringat karena tidak pernah bekerja yang berat
Karena darah kotor Karena pengaruh alkohol disebabkan kosmetik yang tidak cocok
Terlalu banyak makan zat minyak atau yang mengandung lemak, seperti: kacang, kedelai, kwaci, susu dan sebagainya.
Cara merawat kulit muka /wajah, teruatama
yang berjerawat ada dua macam: Pembersihan yang

diikuti penyegaran dan perawatan dengan memakai bedak dingin.
Cara perawatan kulit muka dengan penyegaran ialah:
Kalau akan tidur kulit muka kita gosok2 dengan irisan tomat atau dengan irisan ketimun. Pagi harinya kita mencari handuk terus masukkan ke dalam air hangat, lalu usapkan ke muka. Air hangat ini gunanya untuk menghilangkan lemak2 pada kulit muka kita.Cara perawatan kulit muka yang kedua dengan memakai bedak dingin:

Tepung beras : ¼ liter
Tepung pati bengkoang : 2 ons
Kayu manis : ¼ ons
Kayu mesoyi : ¼ ons
Klebet : 1 sendok teh
Kencur : ¼ ons
Adas : 1 sendok teh
Buah pinang : 2 biji

Cara membuatnya: beras direndam selama 12 jam, kemudian disaring dan disiram dengan air yang bersih supaya baunya hilang. Kemudian beras ditumbuk lalu diayak agar menjadi tepung.

bahan 1 dan 2 dicampur menjadi Satu
bahan nomor 3, 4 dan 5 digoreng sampai menjadi kuning kehitam-hitaman (menjadi masak)
bahan nomor 6 dikupas, diiris tipis-tipis dan dicuci terus dijemur sampai kering, lalu bahan2 tadi digiling agar menjadi tepung ramuan, kemudian diayak diambil yang paling bagus.Khasiat bedak obat jerawat ini adalah bagi yang berjerawat untuk mengobati jerawat, dan bagi yang tidak berjerawat untuk mencegah timbulnya jerawat.

Tips Merawat Gigi Sehat


Malu untuk tersenyum atau tertawa lebar, karena gigi yang tidak bagus ?

Hal ini tidak boleh didiamkan lama-lama, karena bisa berakibat mengurangi rasa percaya diri lho…!

Dibawah ini ada tips untuk memperbaiki penampilan gigi :

Gigi harus sehat

Gigi harus bebas dari lubang, maka rawatlah gigi yang berlubang dengan ditambal.

Saat ini sudah ada tambalan gigi yang warnanya sama dengan warna gigi (tambalan sewarna), sehingga sekilas tambalan tidak akan terlihat seperti tambalan saat anda tersenyum atau buka mulut.

Gigi teratur dan rapi

Gigi yang susunannya tidak teratur, misalnya berjejal atau terlalu renggang. sebaiknya dirawat dengan perawatan Orthodonti, alatnya sering disebut kawat gigi atau behel.

Setelah beberapa lama pemakaian alat, maka gigi anda akan terlihat rapi. Dengan begitu anda tidak akan ragu lagi untuk tersenyum lebar.

Gusi harus sehat

Gusi yang terlihat merah tua dan bengkak bahkan kadang berdarah saat gosok gigi, merupakan tanda dari gusi yang tidak sehat.Keadaan ini akibat adanya karang gigi.

Segeralah bersihkan karang gigi ke dokter gigi, karena karang gigi hanya dapat dibersihkan dengan alat oleh dokter gigi dan tidak bisa hilang dengan hanya menggosok gigi. Karang gigi juga dapat menimbulkan bau mulut tidak sedap (sasak.net)

MERAWAT TELINGA

Jangan anggap enteng perawatan telinga. Salah-salah malah mendatangkan masalah.

Karena tak tahu, kita sering membersihkan telinga anak secara asal-asalan. Padahal, seperti dijelaskan Prof. Dr. Noerbaiti dari bagian THT, RS Pondok Indah Jakarta, telinga mempunyai bagian-bagian yang harus diperlakukan sangat hati-hati.

Telinga bagian luar terdiri atas daun telinga sampai selaput gendang. Telinga tengah terdiri atas selaput gendang sampai batas otak, dan telinga dalam terdiri atas alat pendengaran dan alat keseimbangan. Di telinga bagian luar inilah berkumpul kelenjar minyak dan kelenjar keringat. Kotoran kuping seperti daki yang kerap muncul di daerah ini sebetulnya minyak yang dihasilkan kelenjar tersebut. Fungsinya menghalau binatang, seperti serangga yang mencoba masuk ke dalam telinga.

Kotoran kuping akan keluar dengan sendirinya berkat dorongan mekanisme otot pipi saat anak mengunyah makanan. Muara dari kotoran itu adalah daun telinga, sehingga kita tak perlu mengambil risiko dengan mengorek-ngorek telinga anak sampai ke bagian tengah dan dalam. “Cukup di bagian yang kelihatan oleh mata saja,” tandas Noerbaiti.

PENYAKIT TELINGA

Salah satu kebiasaan salah yang sering kita lakukan adalah mengorek bagian dalam telinga dengan cotton buds atau “logam” yang ujungnya cekung seperti sendok. Menurut Noerbaiti, “Liang telinga bagian dalam hanya boleh dibersihkan dengan alat khusus yang bisa memutar dan dilakukan oleh ahli. Pemakaian cotton buds justru mendorong kotoran kuping masuk makin ke dalam lagi.”

Kotoran, lanjutnya, justru terperangkap dalam cekungan telinga yang bentuk liangnya seperti huruf S. Akibatnya, kotoran tak bisa keluar sendiri dan setelah mengendap di dalam liang telinga akan mengeras dan membatu.

Di sisi lain, kita juga mengenal penyakit telinga dengan sebutan congek. Gejalanya, dari telinga, persisnya dari selaput gendang yang berlubang, keluar cairan. “Lubang itu bisa disebabkan apa saja. Biasanya karena berbagai komplikasi dari hidung dan tenggorok.”

Di antara telinga, hidung, dan tenggorok, urai Noerbaiti, terdapat saluran yang menghubungkan ketiganya. Saluran yang menghubungkan hidung dengan telinga berfungsi menjaga tekanan udara pada telinga bagian tengah agar sama dengan telinga bagian luar. Saat anak terserang flu atau pilek, saluran yang menghubungkan telinga dan hidung bisa saja tersumbat cairan ingus sehingga menimbulkan rasa nyeri. Selain itu, sumbatan menyebabkan timbulnya perbedaan tekanan udara di telinga bagian tengah dan bagian luar.

Laiknya sebuah sumur, perbedaan tekanan ini akan membentuk ruang hampa yang dapat “memompa” cairan ingus keluar melalui telinga. “Inilah yang disebut congek. Mula-mula yang keluar hanya cairan bening saja, tapi lama-lama mengental, bernanah, dan berbau.” Selanjutnya, akibat perbedaan tekanan, congek dapat menyebabkan jebolnya selaput gendang dan mengakibatkan 2 risiko infeksi, yaitu dari luar dan dalam.

Yang dari dalam, contohnya terjadi saat anak menderita flu/pilek. Cairan ingus dari hidung masuk ke saluran yang berhubungan dengan telinga, sehingga menyebabkan infeksi telinga tengah. “Jika dibiarkan, akan menjalar sampai ke selaput otak dan bisa menyebabkan kematian.” Oleh karena itu, waspadai bila flu/pilek datang karena bisa menyebabkan komplikasi yang lebih jauh ke telinga bahkan sampai ke otak. Flu/pilek hanya boleh diobati sendiri selama 3 hari. Lebih dari itu bila belum juga membaik, segera bawa anak ke dokter karena dikhawatirkan rentetan efek yang disebabkan penyakit ini bisa sangat panjang.

BENDA ASING

Jika telinga kemasukan benda asing, tak ada pertolongan pertama yang bisa dilakukan di rumah. “Penanganan yang salah justru akan membawa akibat yang lebih buruk lagi. Jangan mencoba mengeluarkan benda tadi dengan cara dikorek-korek. Segera bawa ke dokter THT.” Berikut benda-benda asing yang biasa masuk ke telinga:

* Air

Saat mandi atau berenang, tak jarang air masuk ke telinga anak. Selama telinganya bersih, air otomatis akan keluar sendiri. Namun kalau di dalamnya terdapat kotoran kuping, air akan membuatnya mengembang sehingga tidak bisa keluar. Segera ke dokter THT untuk membersihkan kotoran kuping yang ada.

* Semut

Bila telinga sampai kemasukan semut, berarti ada yang salah dengan bagian dalam telinga. Pada prinsipnya, telinga punya mekanisme sendiri yang dapat menghambat binatang seperti semut untuk tidak masuk ke dalam.

* Cotton Buds

Cotton buds tidak dianjurkan secara medis untuk mengorek-ngorek telinga, walau masih saja ada yang menggunakannya. Selain kapas bisa tertinggal di dalam telinga, bahaya lainnya adalah dapat menusuk selaput gendang bila tidak hati-hati menggunakannya. Ada contoh kasus, seorang ibu membersihkan telinga bayinya yang baru berumur 7 hari dengan cotton buds. Alih-alih menjadi bersih, telinga si bayi malah berdarah.

Pada orang dewasa, panjang liang ini 3 cm, sedang pada bayi hanya 1,5 cm. Oleh karena itu, berhati-hatilah. Jika kapasnya tertinggal di dalam telinga, segera bawa anak Anda ke dokter THT dan jangan mengorek-ngorek sendiri untuk mengeluarkan kapas tersebut.

* Benda-benda kecil

Anak-anak kecil sering tidak sengaja memasukkan sesuatu ke dalam telinganya. Misalnya, manik-manik mainan. Jika terjadi, segera bawa ke dokter THT. Jangan coba-coba mengeluarkannya sendiri, karena bisa menimbulkan masalah baru. Di ruang praktek, dokter mempunyai alat khusus untuk mengeluarkan benda tersebut.

Cara Menjaga Kesehatan Telinga

Inilah poin-poin yang menurut Noerbaiti penting untuk diperhatikan dalam menjaga kesehatan telinga.
1. Jangan mengorek-ngorek telinga. Baik dengan cotton buds maupun benda lain.
2. Biasakan anak mengunyah makanan dengan benar karena mengunyah adalah mekanisme alamiah tubuh untuk mengeluarkan kotoran dari dalam telinga.
3. Pada bayi, mekanisme ini pun telah dilakukan, yaitu ketika bayi mengisap puting susu atau dot.
4. Bila telinga terasa berkurang pendengarannya, segera ke dokter THT untuk dibersihkan.
5. Telinga mempunyai mekanisme sendiri untuk menghambat dan mengeluarkan benda asing yang masuk. Bila hal ini tidak terjadi, berarti ada sesuatu yang salah dengan telinga. Segera konsultasikan ke dokter THT untuk dicari penyebabnya.
6. Jauhkan cotton buds dari jangkauan anak-anak. Mereka belum tahu bahayanya. Selain kapas bisa tertinggal di dalam telinga, bila tidak hati-hatimenggunakannya, bukan tak mungkin menusuk dan merobek selaput gendang.

Marfuah Panji Astuti